Kamis, 09 April 2020

Berita Kampus : Pandemi Covid-19, Untirta Terapkan Pembelajaran Daring

Reportase : Hera Yulianti
Sejak merebaknya wabah Virus Corona atau Corona Virus Disease (COVID 19), Fatah Sulaiman, selaku Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa akhirnya memberikan instruksi untuk memperpanjang masa perkuliahan dalam jaringan daring atau online sampai akhir semester genap. Instruksi tersebut tertuang Dalam surat edaran rektor No. B/4/ UN43/TU.00.00/2020, tentang Kebijakan Umum Pencegahan Covid-19 di Lingkungan Untirta, yang telah ditandatanganinya pada tanggal 27 maret 2020. 

Kegiatan perkuliahan yang dilaksanakan melalui perkuliahan jarak jauh dalam bentuk perkuliahan secara online, perkuliahan model daring ataupun dalam bentuk penugasan di rumah yang semula berlaku sampai dengan hari Jumat tanggal 3 April 2020 hingga akhirnya diperpanjang sampai dengan perkuliahan semester genap ini selesai.

Dengan adanya penerapan pembelajaran secara online atau jarak jauh ini, bertujuan untuk mencegah penularan wabah virus corona atau COVID 19 dilingkungan Untirta (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa) yang kini semakin meluas di indonesia. Hingga akhirnya kegiatan Ujian Tengah Semester yang mulanya akan dilaksanakan di lingkungan kampus (dalam waktu dekat) sampai dengan Ujian Akhir Semester (UAS)  pun dilaksanakan secara online (take home).
Sejumlah mahasiswa dan dosen melakukan bentuk perkuliahan model daring/online dapat menggunakan fasilitas spada.untirta.ac.id dan fasilitas atau aplikasi lainnya  seperti Zoom, google meet, google clasroom, what up group atau sejenisnya. “ kegiatan pembimbingan tugas penelitian, tugas akhir (proposal dan skripsi), magang atau sejenisnya masih tetap berjalan dan juga dilakukan secara online. Dalam keadaan yang memaksa atau mendesak dapat dilakukan secara tatap muka namun masih dengan memperhatikan konsep social distancing dan physical distancing yang ditetapkan oleh pemerintah”. Ujar bapak Fatah Sulaiman yang diliput oleh (bidikutama.com) 

Kabarnya Pelaksanaan kegiatan Wisuda Gelombang I 2020 yang semulanya akan dilaksanakan pada Hari Sabtu, tanggal 11 April 2020 ditunda sampai dengan kondisi darurat bencana wabah penyakit virus corona berakhir. Hal tersebut karena kekhawatiran  pihak kampus terhadap penyebaran wabah virus corona (COVID 19), dan untuk pelaksanaan Wisuda akan diinformasikan lebih lanjut.

Peran Kiayi dalam Peristiwa Geger Cilegon 1888

Oleh: Imas Mufliha (Pendidikan Sejarah 2019) Pada tahun 1882-1884 Banten ditimpa dua malapetaka besar, yaitu meletusnya Gunung...