Kamis, 09 April 2020

Puisi Ramadhan : Kehilangan


Setahun lalu dan tahun-tahun yang lalu
Sungguhlah tahun aku dirundung pilu
Aku telah membiarkanmu berlalu
Tanpa sedikit pun aku ingin  merindu

Betapa bodohnya aku yang lama
Tak kutemui mu dalam setiap jumpa
Saat waktu bersamamu, ku kejar dunia
Pagi-petang, petang pagi aku melupa

Saat kusadar tahun lalu dan yang lalu
Aku telah kehilangan dirimu
Mengapa sedih datang seperti hantu
Yang membawaku pada penyesalan tentangmu

Tahun ini, tahun kita mungkin kembali bersua
Harapku kau tetap menanti ditempat yang sama
Kali ini tak kubiarkan kau menjadi sia
Hari-hari denganmu kan ku isi dengan doa

Kamu, Ramadhanku
Biarkan aku mengisi rongga dada dengan haru
Sebab perjumpaan kita selalu kutunggu
Aku tak mau kehilanganmu, 
Seperti tahun yang lalu dan yang lalu-lalu

Penulis: Kartika Ratna Sophie, Pendidikan Bahasa Inggris 2018.

Peran Kiayi dalam Peristiwa Geger Cilegon 1888

Oleh: Imas Mufliha (Pendidikan Sejarah 2019) Pada tahun 1882-1884 Banten ditimpa dua malapetaka besar, yaitu meletusnya Gunung...