Kamis, 09 April 2020

Puisi Nisfu Sya'ban


Nisfu Sya'ban...

malam yang penuh kelabu

Awan biru gelap tertutup abu

Udara sejuk bersih tanpa debu

Rembulan terang benderang

Mengundang kebahagiaan nan girang

Gelak senyum bak taman bunga bersarang


Kedua tangan tertadah 

Kepala jenjang menengadah

Memohon ampunan tanpa henti dan pasrah

Bagai seringai angin penghapus keluh kesah


Ada bahagia ada sedih di malam nisfu sya'ban...

Keduanya saling melengkapi tanpa lirih

Atas apa yang terjadi pada bumi

Maraknya wabah pandemi

Seakan menyelimuti tanpa henti


Nisfu sya'ban....

Malam agung yang telah datang

Semua menyambut dengan girang

Berharap semua khilaf terhapuskan

Wahai sang maha pengasih dan penyayang

Semua do'a terpanjatkan 

Berharap semuanya akan baik-baik saja


Nisfu sya'ban ....

Sebuah harapan tercurahkan

Lepas tepat dari senapan

Kelopak mata terpejam disertai tadah  kedua tangan

Alunan gerimis berbisik manis

Jauh dari hingar bingar petir yang menggelegar

Sujud dalam bentang sejadah panjang

Berharap dan beraharap

Memohon dan memohon


Nisfu sya'ban ...

Berikan ketenangan pada hati yang gelisah

Hangat dalam dekapan sang pencipta

Lirih tanpa kata terduduk lemas

Namun terasa nyaman dalam pelukan

Pelukan nurani sang ilaahi rabbi


Penulis: Ana Mayuha, Kimia 2019.

   




Peran Kiayi dalam Peristiwa Geger Cilegon 1888

Oleh: Imas Mufliha (Pendidikan Sejarah 2019) Pada tahun 1882-1884 Banten ditimpa dua malapetaka besar, yaitu meletusnya Gunung...